Bali dan Indonesia

by LareSabin

Tidak dapat dimungkiri, nama Bali kadang lebih dikenal dibandingkan Indonesia. Bukan hanya itu, Bali dianggap sebagai tempat tersendiri yang tidak ada kaitannya dengan Indonesia. Kesan tersebut sangat terasa dalam perjalanan saya ke Eureka, sebuah kota kecil di ujung utara California, akhir pekan lalu.

Pengetahuan masyarakat Amerika Serikat (AS) tentang geografi memang tergolong minim. Banyak mahasiswa AS yang tidak dapat menunjukkan letak Meksiko dalam peta dunia. Bayangkan. Meksiko yang berbatasan langsung dengan negeri mereka sendiri. Jadi tidak perlu berkecil hati, jika mereka juga tidak mengerti kaitan antara Bali dan Indonesia.

Memberi tahu ‘orang yang tahu tentang Bali namun belum tahu tentang Indonesia’ mendatangkan kepuasan tersendiri. Biasanya mereka kemudian bergumam (yang a la Yogyanya mirip-mirip dengan) o, ngono tho.

Jadi begitu ya. Ternyata Bali itu hanya bagian kecil dari Indonesia. Habis pembawa berita CNN juga hanya menyebutkan bahwa konferensi internasional tentang pemanasan global digelar di Bali. Tanpa embel-embel Indonesia. Terpaksa CNN dibawa-bawa.

Suasana di atas tergambar pada saat saya masuk ke sebuah toko souvenir di dekat grandfather tree. (Ini adalah pohon yang usianya ditaksir lebih dari 1800 tahun, sehingga dijuluki kakeknya pepohonan). Pada saat saya membayar belanjaan, penjaga menanyakan asal. Saya jawab Indonesia. No idea. Untunglah dia punya peta dunia. Saya tunjukkan posisi Indonesia di peta, juga posisi Bali. I know Bali. Rupanya beberapa temannya pernah berkunjung ke Pulau Dewata. A paradise, they said. Cerita selanjutnya ada di paragraf sebelum ini.

Terlihat remeh namun menyenangkan. Memang hanya satu yang pengetahuannya bertambah. Tapi siapa tahu dia akan menularkannya ke orang lain. Apalagi sebagai penutup percakapan penjaga toko tersebut saya beri oleh-oleh brosur dan DVD tentang Indonesia. Siapa tahu tahun depan dia berlibur ke Bali. Dan Indonesia, hehehe….

Advertisements