McBama: Capres Alternatif Amerika

on

Tulisan Trudy Rubin di koran San Jose Mercury pagi ini sungguh menarik. Tidak realistis, tetapi cukup menggelitik. Judulnya “What America needs to fix failed foreign policy: McBama.”
Rubin menyebut dalam menanggapi beberapa isu penting, seperti hubungan Amerika dengan Iran atau Irak; Obama terlihat terlalu naif dan McCain terlalu kaku.
Obama terlihat tidak berpikir panjang ketika menyatakan akan segera menarik pasukan Amerika dari Irak. Juga saat menyatakan mau bertemu dengan Presiden Iran Ahmadinejad tanpa syarat.

Beruntung, beberapa saat terakhir Obama menambahkan bahwa dua kebijakan di atas hanya akan dilaksanakan setelah adanya persiapan dan perencanaan yang matang. Meski begitu, Obama dianggap belum sepenuhnya memahami persoalan.

Sebaliknya McCain dianggap tidak menawarkan sesuatu yang baru. Apa yang diusung idem ditto dengan kebijakan Presiden George Bush. Padahal semua tahu jika kebijakan Bush banyak menuai kritik. Bahkan, di bawah kepemimpinannya politik luar negeri Amerika dianggap gagal.
Lalu, mengapa McBama? Rubin menyebut kombinasi kebijakan McCain dan Obama sebagai solusi ideal. McBama, demikian nama capres imajiner ini, akan mendengarkan masukan dari semua komponen di dalam negeri (tidak seperti Bush yang lebih suka maju sendirian) dan akan lebih fokus ke kepentingan nasional Amerika (tidak semata-mata menonjolkan personal diplomacy tanpa tujuan yang jelas).
Menurut Rubin, formula di atas akan memperbaiki kebijakan luar negeri Amerika yang saat ini banyak dianggap gagal. Bagaimana menurut Anda?
Advertisements

5 Comments Add yours

  1. n0vri says:

    Gak bisa ngasih komen, Massudah lama gak ngikutin politik…salam dari kampung ya

  2. K Ashari says:

    Hehehe… Ini politiknya Om Sam, pak. Sekadar laporan pandangan mata. Thanks sudah mampir. Mudah-mudahan bisa dipertimbangkan masuk blogroll-nya Pak Novri.

  3. Andika says:

    Seru memang kalo ngeliat perkembangan pemilu disana.Tentang foreign policy AS pasca Bush, sebenarnya ada baiknya juga kalau AS membuka jalur diplomasi dengan negara2 oposisi seperti Iran atau Venezuela. Mengenai figur “McBama”, saya rasa Obama bisa menutupi kekurangan pengalaman dalam bidang politik luar negerinya dengan memilih seorang figur Secretary of State yang “luwes” dan cukup “netral” untuk membuka jalur dialog dengan negara2 tersebut.*Joe Biden mungkin?*Diplomasi yang ditunjukkan Kissinger dalam secret visitnya ke Beijing di dekade 70an bisa menjadi satu contoh yang mungkin bisa diimplementasikan AS. *tentunya bukan berupa ‘secret visit’ to Tehran, tapi penggunaan diplomasinya*

  4. K Ashari says:

    Soal pengalaman, Anda benar. Hillary berusaha keras mengangkat isu pengalaman untuk menyerang Obama, dan tidak cukup berhasil.

  5. erly says:

    walaupun Obama kalah dalm pemilihan di AS,gimana kl dia jadi Presiden Indonesia saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s