Bagaimana McCain dan Obama Memandang Dunia?

by LareSabin

Tulisan Fareed Zakaria selalu menarik untuk disimak. Termasuk artikelnya di majalah Newsweek (edisi Amerika) pekan ini, The World isn’t So Dark. Zakaria mengulas cara pandang dua kandidat presiden Amerika, John McCain dan Barack Obama, terhadap dunia dewasa ini.
Zakaria mencatat sejumlah kesamaan pandangan dua politisi tersebut. Namun, terdapat perbedaan yang kentara.

McCain dianggap mewakili kaum neo-konservatif. Dunia saat ini digambarkan sebagai tidak aman. “Islamic extremism” dan negara-negara yang mensponsorinya dipandang sebagai sumber ancaman utama. Kebangkitan Rusia, China, dan India dilihat potensial menimbulkan ketidakstabilan. Singkatnya, padangan McCain dapat dikategorikan sebagai pesimis.
Obama, sebaliknya, dianggap memiliki pandangan yang lebih optimis. Meski tidak mengingkari kenyataan bahwa dunia tidaklah seratus persen aman, Obama melihatnya dari sisi positif. Ia, misalnya, menghindari penggunaan istilah “Islamic extremism” dan menggantinya dengan kata Al-Qaeda. Juga dengan kesadaran bahwa kelompok teroris ini tidak mendapatkan dukungan dari mayoritas Muslim. Obama juga lebih suka memilih jalur dialog dibandingkan pendekatan militer.
Pilpres 4 November mendatang akan menjadi penentu pandangan siapa yang akan menjadi anutan rakyat Amerika. Kemenangan McCain akan melanggengkan cara pandang yang digunakan presiden saat ini, Bush. Sebaliknya kemenangan Obama membuka peluang terjadinya perubahan. Tidak hanya di Amerika, tetapi juga di belahan dunia lain.
Zakaria menyimpulkan bahwa pandangan Obama lebih tepat, baik dalam menggambarkan realita politik global saat ini maupun dalam menerjemahkan peran Amerika sebagai kekuatan besar.
Setujukah Anda dengan kesimpulan Zakaria?
Advertisements