Hofburg dan Kemegahan Masa Lalu

Setiap melihat kubah hijau di atas salah satu gerbang Istana Horburg ini, saya membayangkan kehebatan Austria di masa lalu. Sampai dengan tahun 1918, Austria adalah pusat Kekaisaran Austria-Hungaria. Wilayah kekuasaannya meliputi daerah-daerah yang sekarang menjadi bagian dari Austria, Hungaria, Ceko, Slovakia, Serbia, Kroasia, Bosnia-Herzegovina, Montenegro, Macedonia, Slovenia – serta sebagian Italia, Polandia, dan Rumania. Menyusul kekalahan Austria-Hungaria pada Perang Dunia Pertama, sebagian wilayah tersebut berubah status menjadi negara merdeka. Sebagian lagi bergabung atau digabung dengan negara lain.

Di dalam negeri Austria, ketidakpuasan terhadap Dinasti Hapsburg – penguasa Austria-Hungaria – terus meningkat. Kebijakan Kaisar Franz Joseph dianggap sebagai penyebab penderitaan rakyat. Akibatnya pada tahun 1918 Kekaisaran Austria resmi dihapuskan – abolished. Austria berubah bentuk menjadi negara republik.

Menyusul penghapusan kekaisaran, Charles atau Karl – yang baru dua tahun menduduki tahta menggantikan Franz Joseph – harus meninggalkan Austria menuju pengasingan diikuti oleh istri dan anak-anak mereka yang masih kecil. Charles wafat pada tahun 1922 di Madeira, kepulauan kecil di tengah Samudera Atlantik yang masuk dalam wilayah Portugal. Charles wafat dalam usia relatif muda, hanya empat tahun setelah terpaksa meninggalkan istananya.

Kaum bangsawan Austria juga terkena imbas dari perubahan tersebut. Pada tahun 1919 pemerintah Austria memberlakukan undang-undang mengenai penghapusan kebangsawanan – abolition of nobility. Sejak saat itu penggunaan nama dan gelar yang menunjukkan status bangsawan dilarang di Austria. Semua warga negara diperlakukan sama, tidak ada lagi perbedaan status kelas bangsawan dan non-bangsawan. Pemerintah ingin menciptakan masyarakat egaliter.

Austria kemudian mengalami masa-masa sulit. Pada tahun 1938 negara ini dianeksasi oleh Jerman yang saat itu dipimpin oleh Hitler. Setelah Perang Dunia Kedua selesai pada tahun 1945, negara ini menjadi wilayah pendudukan Sekutu. Austria baru dipulihkan kedaulatannya secara penuh pada tanggal 26 Oktober 1955 atau sepuluh tahun setelah Perang Dunia Kedua berakhir.

Terdapat upaya untuk mengembalikan Austria menjadi kerajaan, namun tidak berhasil. Bahkan Otto Habsburg-Lothringen, putra tertua Kaisar Charles, baru dapat kembali menginjakkan kaki di Austria pada tahun 1961 – 42 tahun setelah meninggalkan Austria mengikuti ayahnya ke pengasingan. Saat meninggalkan Austria Otto baru berumur 6 tahun. Otto diizinkan masuk ke Austria setelah menandatangani pernyataan bahwa dirinya – juga anak turunannya – tidak akan menuntut hak mereka atas tahta Austria.

Melihat Istana Hofburg yang megah – juga istana dan bangunan kerajaan lainnya yang tidak kalah megahnya – saya membayangkan bagaimana perasaan keturunan pewaris tahta Dinasti Hofburg melihat semua ini. Apa yang ada di benak mereka saat menyaksikan simbol-simbol kejayaan kakek buyut mereka?

Ah, mungkin itu hanya pikiran saya sahaja. Mungkin mereka malah sudah tidak memikirkannya  Yang jelas, Austria kini adalah negara maju. Mereka anggota Uni Eropa. GDP per kapita mereka di atas 52 ribu dollar Amerika Serikat. Vienna – ibukota negeri ini – menjadi lokasi kantor PBB dan sejumlah organisasi internasional lain. Artinya, Vienna merupakan salah satu pusat diplomasi multilateral.

Kini sebagian besar bangunan kerajaan telah dialihfungsikan. Ada yang menjadi kantor pemerintah, ada juga yang dijadikan museum. Bangunan-bangunan megah itu menjadi saksi bisu kejayaan Austria sebagai negara adikuasa atau great power pada masa lalu.

Saat melihatnya sehari yang lalu – di tengah hawa dingin bulan November – kubah hijau di atas gerbang Istana Hofburg ini seperti mengatakan dengan lirih bahwa setiap kehebatan ada masa berlakunya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s