Akhir Pekan di Naschmarkt Vienna

Setelah hampir seminggu diselimuti mendung dan sesekali diguyur hujan, Sabtu ini cuaca kota Vienna berubah menjadi bersahabat. Mendung masih menggantung namun hujan tidak lagi turun.

Bersama tiga sahabat yang kebetulan sedang berkunjung ke Vienna, saya menghabiskan Sabtu pagi akhir pekan ini di Naschmarkt. Naschmarkt adalah pasar ‘tradisional’ yang terletak tidak jauh dari pusat kota Vienna. Konon sudah ada sejak abad ke-16, pasar ini terletak di bantaran Sungai Wien memanjang sekitar 1,5 kilometer.

Sabtu adalah puncak keramaian pasar ini. Wisatawan berbaur dengan penduduk lokal, berdesakan di lorong pasar. Sebagian pengunjung datang ke pasar untuk membeli kebutuhan sehari-hari: sayur, buah, bumbu, daging, hasil peternakan – baik segar maupun olahan. Sebagian datang untuk melihat-lihat dan menikmati suasana. Ada juga yang datang untuk berwisata kuliner, menikmati hidangan makanan di restauran dan cafe di pojok pasar.

Naschmarkt adalah salah satu destinasi wisata wajib di Vienna. Produk yang dijajakan mungkin bukan sesuatu yang baru atau barang yang unik. Namun semuanya tertata dengan rapi, dengan paduan warna-warni yang begitu kaya. Selain itu kondisi pasar juga sangat bersih. Tidak terlihat sampah berserakan di lantai. Kedai tempat berjualan juga bersih dan tertata rapi.

Bagi yang ingin menikmati suasana Naschmarkt, saya unggah beberapa foto yang saya ambil pada Sabtu pagi.

Salah satu kedai yang menjual sayur dan buah. Segar-segar dan tertata rapi.
Salah satu kedai yang menjual sayur dan buah. Segar-segar dan tertata rapi.
Naschmarkt02
Deretan restauran, masih sepi karena belum masuk jam makan siang. Kain warna merah yang disampirkan di kursi adalah selimut yang disediakan untuk pengunjung. Suhu udara di bawah 10 derajat, kadang jaket tidak cukup untuk menutup hawa dingin.
Kedai penjual kopi dan kudapan. Cocok untuk mengganjapo perut di tengah hawa dingin musin gugur.
Kedai penjual kopi dan kudapan. Cocok untuk mengganjapo perut di tengah hawa dingin musin gugur.
Naschmarkt05
Rempah-rempah juga dijual di Naschmarkt. Sudah dibungkus rapi. Tinggal pilih mau bikin jamu beras kencur atau ramuan kunyit asam hehehe…
Naschmarkt06
Kedai ini menjual aneka kacang dan buah-buahan kering. Boleh coba tapi harus beli hehehe…
Naschmarkt07
Ada juga kue manis khas Mediterania: baklava dan sejenisnya…
Naschmarkt09
Dua pengunjung sedang membeli keju. Puluhan jenis keju dijual di kedai ini.
Naschmarkt08
Yang ini adalah toko bumbu dan makanan kemasan. Santa kelapa dalam kaleng bisa dicari di toko ini.
Naschmarkt10
Panggil saya Dr. Falafel. Baru saja wisuda S-3. Sebelumnya adalah Falafel, SH, LLM hehehe…
Naschmarkt11
Sebenarnya saya agak sungkan difoto, Masbro. Okeh…
Naschmarkt12
Tebak-tebak buah manggis ada juga di sini.
Naschmarkt13
Buah yang konon kabarnya sedang naik daun di Indonesia.
Naschmarkt14
Katakanlah dengan bunga. Bunga segar juga dijual di Naschmarkt.
Naschmarkt15
Lombok, cabai, chili dalam berbagai bentuk, ukuran dan warna. Bersatu dalam ‘kepedasan’.
Naschmarkt16
Tragedi buah apel.
Advertisements

2 Comments Add yours

  1. Maz Benu says:

    pengen banget deh ngerasain hawa salju wkwkw 😀

    1. LareSabin says:

      Terima kasih udah mampir…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s