Partai Alenka

Alenka. Bukan Alengka. Tidak ada kaitannya dengan Alengkadiraja, sebuah negeri di dunia pewayangan. Alenka di sini adalah seorang politisi perempuan Slovenia. Nama lengkapnya Alenka Bratusek.

Alenka muncul sebagai kuda hitam dalam pemilu Slovenia tahun 2013, di tengah suasana politik yang sedang carut-marut. Secara mengejutkan perempuan kelahiran 1970 ini terpilih sebagai perdana menteri, mengalahkan sejumlah politisi senior yang sudah punya nama. Alenka hanyalah seorang pegawai pemerintah yang tiba-tiba mencalonkan diri menjadi anggota parlemen. Tanpa pengalaman politik praktis sama sekali.

Terpilihnya Alenka menyiratkan dua hal. Pertama, rasa jengah publik Slovenia terhadap para politisi yang dipandang lebih mementingkan ego dan kepentingan pribadi. Ekonomi Slovenia terpukul saat krisis melanda Eropa tahun 2008. Saat ekonomi negara-negara lain mulai pulih, Slovenia tetap terpuruk. Para politisi dianggap tidak mampu mencari solusi. Bahkan menambah buruk keadaan.

Kedua, publik Slovenia ingin mencari figur baru. Figur yang bukan berasal dari kelompok politisi kawakan. Mereka berharap banyak kepada Alenka.

Jalan yang harus dihadapi ternyata tidak mudah. Sejak duduk di kursi perdana menteri pada bulan Maret 2013 Alenka kerap menghadapi masalah, mulai dari persoalan internal partai sampai persoalan dalam mengelola pemerintahan sehari-hari.

Alenka hanya mampu bertahan setahun lebih sedikit. Pada bulan April 2014 dia diminta mundur dari jabatannya sebagai pemimpin Partai Positive Slovenia. Selanjutnya dia mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri. Rumus sederhananya: tidak etis bagi politisi yang kehilangan kepercayaan kolega partainya untuk tetap menduduki jabatan publik.

Alenka tidak menyerah. Dia membentuk partai baru untuk bertarung di pemilu yang digelar pada Mei 2014. Nama partainya Aliansi Alenka Bratusek. Alias Partai Alenka. Sayang sekali di pemilu Partai Alenka hanya meraih empat kursi. Tidak cukup signifikan untuk mewarnai politik Slovenia.

Sebelum mundur dari kursi perdana menteri Alenka menetapkan dirinya sendiri sebagai kandidat Wakil Ketua Komisi Eropa mewakili Slovenia. Namun pencalonannya gagal. Mayoritas anggota Komisi Eropa memberikan persetujuan. Mereka melihat Alenka tidak cukup kompeten menduduki jabatan itu.

Akhirnya Alenka kembali menjadi warga negara biasa. Partai Aliansi Alenka Bratusek berubah nama menjadi Aliansi Sosial Liberal Demokrat.

Publik Slovenia memilih figur baru – juga tanpa latar belakang politik – sebagai perdana menteri menggantikan Alenka. Namanya Miro Cerar, pengajar di Universitas Ljubljana. 

Kali ini publik tidak salah memilih. Miro Cerar terbukti kompeten. Sampai awal September 2017 dia masih duduk sebagai perdana menteri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s