Pesona Andalusia (2): Kemegahan Alhambra

Al Qal’at al Hamra. The red fort. Benteng merah. Nama dalam bahasa Arab itu berubah menjadi ‘Alhambra’ dalam bahasa Spanyol. Terletak di atas bukit di pinggiran kota Granada, Alhambra merupakan kompleks yang awalnya berfungsi sebagai benteng. Di kompleks ini kemudian dibangun istana yang megah dan taman yang indah. Pembangunan selesai pada masa pemerintahan dua penguasa…

Pesona Andalusia (1): Vienna-Madrid-Granada

Ini adalah kisah lama, catatan perjalanan libur Lebaran bulan Juli yang lalu – namun belum sempat dituangkan dalam tulisan. Cerita tentang wisata sejarah ke Andalusia, region di bagian selatan Spanyol yang kaya dengan peninggalan sejarah Islam. Andalusia yang identik dengan masa kejayaan Islam di tanah Spanyol membuat saya penasaran. Gambaran tentang wilayah ini dalam novel…

Akhir Pekan di Naschmarkt Vienna

Setelah hampir seminggu diselimuti mendung dan sesekali diguyur hujan, Sabtu ini cuaca kota Vienna berubah menjadi bersahabat. Mendung masih menggantung namun hujan tidak lagi turun. Bersama tiga sahabat yang kebetulan sedang berkunjung ke Vienna, saya menghabiskan Sabtu pagi akhir pekan ini di Naschmarkt. Naschmarkt adalah pasar ‘tradisional’ yang terletak tidak jauh dari pusat kota Vienna. Konon…

Selamat Makan, Prijatno

Saat hidup di asrama SMA tahun 1990-1993, setidaknya tiga kali sehari saya mengucapkan kata ‘Selamat Makan.’ Tidak hanya mengucapkan, tetapi mengucapkan dengan keras. Penuh semangat. Setiap hari seluruh penghuni sarapan, makan siang dan makan malam bersama di ruang makan asrama. Jika dalam setahun rata-rata 300 hari dihabiskan di asrama, selama 3 tahun saya dan teman-teman…

Dengan 20 Euro Dapat Gelar Bangsawan

Sungguh-sungguh terjadi. Kemarin, hanya dengan membayar 20 Euro saya dianugerahi gelar kebangsawanan Inggris. Proses penganugerahan gelar juga berlangsung cepat, tidak pakai ribet. Ceritanya begini. Salah satu kuliner khas Ljubljana, Slovenia adalah grilled octopus alias gurita panggang. Kemarin siang saya masuk ke sebuah warung makan tidak jauh dari pusat kota. Saya lihat warung tersebut menyajikan menu…

Dilarang Belanja! (di Hari Minggu)

Di Indonesia hari Minggu identik dengan hari belanja. Di Jakarta, pusat perbelanjaan atau shopping center selalu dipenuhi pengunjung. Begitu juga antrian di kasir supermarket selalu panjang karena banyak keluarga yang berbelanja kebutuhan sehari-hari untuk satu pekan ke depan. Aktivitas belanja di hari Minggu ini membuat kemacetan lalu lintas di sekitar shopping center dan ‘pasar kaget’ menjadi suatu…

Pesona Kota Kecil: Tulln, Austria

Beberapa waktu lalu, tanpa rencana, saya dan keluarga pergi melancong ke kota Tulln. Nama lengkapnya Tulln an der Donau atau ‘Tulln di tepi Sungai Danube’, sebuah kota kecil yang terletak kira-kira 25 kilometer arah barat laut dari kota Wina, ibu negeri Austria. Penduduk kota ini tercatat 15.198 jiwa pada tahun 2012. Setara dengan dua kali populasi…

Asylum a la Carte

Suaka sesuai selera. Begitu mungkin terjemahan bebasnya. Istilah ‘asylum a la carte’ pertama kali saya dengar dari Johanna Mikl-Leitner, Mendagri Austria. Bu Menteri mempertanyakan mengapa migran yang saat ini berbondong-bondong masuk Eropa seperti begitu ngotot hendak ke Jerman. Mengapa mereka tidak mengajukan suaka di negara yang masuk katefori ‘aman’ yang pertama kali mereka singgahi. Situasi…

Perdagangan Orang atau Penyelundupan Manusia?

Eropa sedang dihadapkan pada krisis migrasi terbesar di kawasan pasca Perang Dunia Kedua. Saat ini diperkirakan ribuan migran tengah berusaha masuk Eropa, sementara ribuan lainnya sudah berhasil masuk. Sebagian besar migran berasal dari kawasan Timur Tengah dan Afrika. Ada yang meninggalkan negara asal karena alasan politik dan keamanan. Ada juga yang karena alasan ekonomi dan…

Rugby: Antara Brutalitas dan Sportivitas

Setelah tayangan sepakbola Liga Inggris selesai, kanal televisi saya pindah ke siaran langsung pertandingan Piala Dunia rugby. Laga yang disiarkan adalah England versus Wales. Hampir semua bentuk ‘kekerasan’ tersaji dalam pertandingan rugby. Mulai dari jegal, tackle, tabrak, sikut, injak, piting. Segala cara dan upaya seperti ‘dihalalkan’ dalam rangka merebut dan mempertahankan bola. Terlebih yang bertanding…

Secangkir Kopi, Segelas Tiramisu

Seperti di kota-kota besar lain di Eropa, ngopi juga menjadi semacam tradisi di Wina. Konon penduduk Wina pertama kali mengenal kopi dari tentara Turki pada waktu mereka mengepung kota Wina tahun 1683. Saat tentara Turki dipukul mundur, bekal biji kopi berkarung-karung mereka tinggal begitu saja. Sejak itu penduduk Wina mulai mengenal – dan selanjutnya kecanduan…

Tanda Cinta dari Ljubljana

Saat mengunjungi Ljubljana, saya mampir ke Buthcer’s Bridge di pusat kota. Di kedua sisi jembatan ratusan love padlocks alias gembok cinta bergantungan. Berikut beberapa foto padlock di sisi kanan dan kiri jembatan yang melintang di atas Sungai Ljubljanica ini. Foto 1   Foto 2   Foto 3     Foto 4 Foto 5